Or Ask of What You Want to Know

Latest topics

» Kembalikan Stamina Tubuh Anda
Mon Nov 29, 2010 11:10 am by buaya_darat

» Trik Menghitung Cepat
Thu Nov 18, 2010 1:27 pm by buaya_darat

» Deteksi Stres dari Kulit
Mon Nov 15, 2010 4:20 pm by buaya_darat

» 8 Makanan Peredam Stress
Mon Nov 15, 2010 11:44 am by buaya_darat

» Mempelajari sudo dan mount di Linux
Tue Nov 09, 2010 11:43 am by buaya_darat

» Penyakit - penyakit Akibat Stres
Sat Nov 06, 2010 3:33 pm by buaya_darat

» Mengapa Istirahat Penting ?
Thu Nov 04, 2010 11:06 am by buaya_darat

» ILLUMINATI
Mon Nov 01, 2010 1:11 pm by buaya_darat

» Speccy Portable 1.06.191
Sat Oct 30, 2010 12:00 pm by buaya_darat

Navigation

Affiliates

free forum
 

    Penyakit - penyakit Akibat Stres

    Share

    buaya_darat

    Posts : 40
    Join date : 11.10.10
    Location : No body can't see me but i can see them

    Penyakit - penyakit Akibat Stres

    Post  buaya_darat on Sat Nov 06, 2010 3:23 pm



    Jakarta, Stres bukan hanya masalah psikologis, karena dampaknya juga cukup besar terhadap kesehatan fisik. Gejalanya mudah dikenali, namun jarang dilihat sebagai tanda bahwa stres tengah melanda. Setidaknya ada 10 penyakit
    akibat stres.

    Kenyataannya seringkali stres dianggap tidak perlu diobati, terutama jika akibatnya hanya keluhan-keluhan ringan seperti migrain dan perut mulas. Orang tetap berharap penyakitnya akan sembuh setelah stresnya hilang sehingga tidak perlu diobati.

    Berikut ini beberapa keluhan kesehatan yang sering dialami saat stres melanda, dikutip dari Prevention, Kamis (20/5/2010).

    Sakit kepala serta migrain
    Daya tahan tubuh bisa menurun karena stres lalu memicu migrain menurut Todd Schwedt, MD, direktur pusat sakit kepala di Washington University. Untuk menghindarinya, pastikan pola makan dan tidur dalam sepekan selalu terjaga.

    Kram yang sangat sakit
    Ketidakseimbangan hormon saat stres bisa mengakibatkan kram yang sangat menyakitkan, terutama pada wanita. Saat stres, risiko mengalami kram 2 kali lebih besar karena aktivitas syaraf simpatis lebih tinggi. Olahraga secara teratur dapat mencegahnya.

    Sakit di sekitar mulut
    Rahang terasa nyeri merupakan tanda bahwa stres tengah melanda. Tanpa disadari, gigi atas dan bawah saling menggeretak saat stres dan memicu tekanan berlebih di pelipis. Gejala ini bisa dicegah dengan memasang pelindung di antara kedua gigi saat tidur malam.

    Jarang bermimpi saat tidur
    Mimpi terbentuk secara bertahap, sehingga butuh kondisi tidur nyenyak. Ini sulit terjadi saat sedang stres, sebab tidurnya menjadi tidak nyenyak. Jika sering terjaga tengah malam, maka proses terbentuknya mimpi akan terganggu.

    Gusi berdarah
    Berbagai penelitian menunjukkan bahwa stres meningkatkan risiko penyakit periodontal (gigi dan mulut) pada seseorang. Meningkatnya hormon kortisol saat stres akan melemahkan sistem imun, dan memudahkan infeksi bakteri ke dalam gusi.

    Jerawat dimana-mana
    Profesor dermatologi dari Wake Forest University, Gil Yosipovitch, MD mengungkap bahwa stres meningkatkan risiko inflamasi termasuk di wajah. Untuk mencegah munculnya jerawat, oleskan pelembab dan lotion yang mengandung asam salisilat saat stres.

    Ingin makan yang manis-manis
    Jika wanita menjadi ingin makan cokelat saat akan menstruasi, ini bukan disebabkan hormon progesteron. Penelitian di University of Pennsylvania membuktikan, saat menopause sekalipun wanita tetap mengalami gejala itu. Penelitian tersebut mengungkap, sesungguhnya penyebab ingin makan yang manis-manis adalah stres.

    Kulit gatal-gatal
    Sebuah penelitian di Jepang mengungkap, orang yang mengalami pruritis (penyakit kulit yang dicirikan oleh gatal-gatal kronis) 2 kali tebih rentan mengalami stres. Namun penelitian tersebut juga mengungkap hal yang sebaliknya, bahwa stres itu sendiri juga bisa mengaktifkan sejumlah serabut syaraf yang memicu sensasi gatal.

    Alergi yang lebih parah dari biasanya
    Menurut sebuah penelitian di Ohio State University tahun 2008, pikiran gelisah dan tidak tenang dapat memperparah kondisi pada penderita alergi. Hormon stres diyakini memicu produksi imunoglobulin E (IgE), yakni protein dalam darah yang menyebabkan reaksi alergi.

    Mendadak sakit perut
    Pada orang stres, risiko mengalami sakit perut meningkat 3 kali lipat dibandingkan saat rileks. Penyebab pastinya belum diketahui, tetapi sebuah teori menyebutkan bahwa jaringan syaraf di otak dan usus saling terhubung. Ketika syaraf otak bereaksi terhadap stres, syaraf di usus menangkap sinyal yang sama dan memberikan respon tertentu misalnya rasa mulas.

    Detik.com


    Terakhir diubah oleh buaya_darat tanggal Mon Nov 15, 2010 11:54 am, total 1 kali diubah

    buaya_darat

    Posts : 40
    Join date : 11.10.10
    Location : No body can't see me but i can see them

    Penyakit Karena Stres

    Post  buaya_darat on Sat Nov 06, 2010 3:33 pm


    Wanita lebih mudah stres daripada pria, ini berkaitan dengan cara pandangnya. “sebab wanita cenderung melihat sesuatu masalah secara keseluruhan, sedangkan pria melihat masalah secara per bagian dalam satu waktu”. Stres adalah sumber penyakit bagi tubuh. “Stres akan menurunkan sistem pertahanan tubuh, sehingga jugaakan mendatangkan penyakit-penyakit lain”. Dalam keadaan stres, penyakit akan jauh lebih mudah datang.

    Namun, ada dua jenis kelompok manusia dalam menghadapi stres. Ada orang-orang yang tahan banting, ada pula orang-orang ang sangat rentan. Kedua jenis populasi itu, tidak terbentuk begitu saja. Banyak proses yang melatarbelakanginya. Diantaranya yang dapat diantisipasi adalah pola hubungan antar anggota keluarga dan pola asuh semenjak masih kanak-kanak.

    Pencegahan :
    Stres dalam kehidupan modern tak terhindarkan. Yang dapat dan perlu dilakukan adalah bagaimana belajar untuk mengatasi dan menghadapi masalah yang membuat stres itu. Dan berbagai penelitian terbukti, bagi kelompok yang rentan stres, ada beberapa alternatif pencegahan yang terbukti dapat mengurangi stres , yaitu:

    Meditasi. Dalam suatu penelitian terbukti bahwa penderita penyakit kulit psoriasis yang mengombinasikan terapi pengobatab dokter dengan meditasi dapat memperpendek waktu penyembuhan, dan 96 hari menjadi hanya 46 hari.

    Pijat. Beberapa penelitian membuktikan, sentuhan/pijatan pada bayi prematur dapat meningkatkan berat badannya secara berarti. Pijat juga menigkatkan fungsi paru-paru pada penderita asma dan memperbaiki daya tahan tubuh pada penderita HIV positif.

    Olahraga. Terbukti dapat meningkatkan produksi hormon endorfin (morfin alamiah tubuh), yang akan meningkatkan masukan oksigen ke otak dan mengendurkan ketegangan otot-otot. Membuat orang merasa nyaman dan tenang.

    Dukungan Sosial. Seorang teman atau sekelompok teman tempat berbagi suka dan duka akan meringankan beban perasaan Bahkan, sebuah buku untuk mencurahkan perasaan pun berguna. Menulis buku harian, termasuk salah satu terapi stres.

      Similar topics

      -

      Waktu sekarang Fri Dec 15, 2017 11:03 pm